Kontaksindo.com | Hanya Fakta Kami Bicara: GAYA HIDUP
Headlines News :

recent

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label GAYA HIDUP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GAYA HIDUP. Tampilkan semua postingan

Jum'at Jokowi Pakai Batu Batik Khas Betawi

JAKARTA, KONTAKSINDO.com Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi mengubah waktu pemakaian seragam Betawi di lingkungan kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari hari Rabu menjadi Jumat.  "Oh iya, sekarang sudah ganti menjadi Jumat pakai baju khas Betawi-nya," ujar Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (8/2/2013).

Sebagai informasi, kebijakan penggunaan baju khas Betawi bagi para pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta telah dilakukan sejak awal Januari 2013. Kebijakan penggunaan pakaian khas Betawi tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 209 Tahun 2010 yang diterbitkan pada 28 Desember 2012. Untuk PNS laki-laki menggunakan pakaian sadariah, sementara PNS perempuan menggunakan kebaya krancang dan kain motif pucuk rebung.
Apabila program pelestarian budaya melalui PNS itu berhasil, Jokowi akan melanjutkan pemakaian baju khas Betawi itu kepada para pelajar, pekerja hotel dan para pekerja di pusat perbelanjaan di Jakarta. Hal itu diupayakannya untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat kebudayaan Betawi dan menjadikan Betawi sebagai tuan rumah budaya Indonesia.

"Nanti semuanya pakai, seperti pelajar, yang bekerja di hotel dan pusat perbelanjaan juga akan diwajibkan menggunakan pakaian khas Betawi," kata dia.
Selain itu, di tahun ini, Jokowi juga akan memaksa semua kantor kelurahan, kecamatan, pasar untuk memasukkan aksen ornamen Betawi. Ia juga akan membangun karakter budaya Betawi dengan adanya muatan lokal budaya Betawi untuk siswa SD, SMP, dan SMK. "Kami ingin wajah Jakarta ada karakternya. Semoga semuanya segera terlaksana," kata Jokowi.

-->

Cinta Laura Heboh Dengar Kabar Main di Resident Evil 6

JAKARTA – Cinta Laura sangat antusias mendengar kabar dirinya akan ikut serta dalam film Resident Evil 6. Namun hingga saat ini, dia mengaku belum mendapat kepastian tentang keterlibatannya dalam film garapan sutradara Paul W.S Anderson itu.

"Bukan excited lagi, hebohnya luar biasa. Masa IMDB mau bohong, tapi kami juga enggak bisa bilang iya, yang berhak produser dan manajernya," ungkap Herdiana saat dihubungi wartawan, Rabu (6/2/2013).

Lebih lanjut Herdiana menuturkan, selama berada di New York sejak Januari 2012 lalu, Cinta memang mengikuti beberapa casting film Hollywood. Namun Herdiana mengaku tidak mengetahui secara detailcasting film apa saja yang dijalani putrinya.

"Januari 2012 memang casting beberapa film. Stephanie Moy, manajernya (Cinta Laura) di Amerika yang bisa jawab detail," tandasnya.

Seperti diketahui, laman IMDB memberitakan Cinta akan memerankan tokoh Ashley Graham dalam film garapan Paul W.S Anderson. Namun belum diketahui lebih lanjut karakter yang dia perankan dalam film tersebut. Yang jelas, Cinta akan beradu akting dengan aktor dan aktris Hollywood seperti Milla Jovovich, Ryan Merriman, Eric Mabius, Chad Michael Collins, Aryana Engineer, dan Sophie vavasseur.

Ada Bintang di Dalam Gua!

Wisata bawah tanah lebih menakjubkan karena menampilkan hal-hal yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Berikut ulasan tempat wisata bawah tanah terbaik di dunia, seperti dikutip dari Yahoo:

Gua Waitomo Glowworm, Selandia Baru


Berada dalam gua, tapi bisa melihat bintang berkelap-kelip? Pemandangan tersebut hanya bisa Anda saksikan di Gua Waitomo, Selandia Baru.

Sekilas, gua ini nampak seperti gua biasa, namun bila dilihat lebih dalam, gua ini merupakan habitat alami spesies unik. Ada cacing yang dapat menyala dalam gelap atau Arachnocampa luminosa di dalamnya.

Spesies ini merupakan satu-satunya spesies cacing menyala yang hanya ditemukan di Selandia Baru. Wisatawan dapat menikmati cahaya cantik dari hewan yang menyinari gua ini dengan menjelajahinya menggunakan perahu.

Gaya Hidup Hedonis Remaja Modern

Gaya hidup menggambarkan “keseluruhan diri seseorang” yang berinteraksi dengan lingkungannya (Kottler dalam Sakinah,2002). Menurut Susanto (dalam Nugrahani,2003) gaya hidup adalah perpaduan antara kebutuhan ekspresi diri dan harapan kelompok terhadap seseorang dalam bertindak berdasarkan pada norma yang berlaku. Oleh karena itu banyak diketahui macam gaya hidup yang berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup metropolis, gaya hidup global dan lain sebagainya.
Plummer (1983) gaya hidup adalah cara hidup individu yang di identifikasikan oleh bagaimana orang menghabiskan waktu mereka (aktivitas), apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya (ketertarikan) dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitarnya. Adler (dalam Hall & Lindzey, 1985) menyatakan bahwa gaya hidup adalah hal yang paling berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang dalam hubungannya dengan 3 hal utama dalam kehidupan yaitu pekerjaan, persahabatan, dan cinta sedangkan Sarwono (1989) menyatakan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi gaya hidup adalah konsep diri.
Hawkins (dalam Nugroho, 2002) yang mengatakan bahwa pola hidup yang berhubungan dengan uang dan waktu dilaksanakan oleh seseorang berhubungan dengan keputusan. Orang yang sudah mengambil suatu keputusan langkah selanjutnya adalah tindakan.
Orang yang sudah mengambil keputusan untuk mencari kesenangan dari uang yang dimiliki seperti melakukan aktivitas nyata untuk berbelanja di mall atau supermarket, tentu saja memberi nilai tambah dari pada berbelanja di toko biasa. Adapun penggunaan waktu dengan gaya hidup merupakan kreativitas individu dalam memanfaatkan waktu yang ada untuk kegiatan yang bermanfaat atau kegiatan untuk bersenang-senang.
Menurut SRI International (1989) salah satu contoh segmentasi psikografis adalah VALS 2. Dalam VALS 2 (Values & Life Style) terdapat dua dimensi yang menjadi titik beratnya, yaitu self orientation dan resources. Resources yang dimaksudkan bukanlah semata-mata materi, tetapi dalam arti yang luas yang mencakup sarana dan kapasitas psikologis, fisik, dan demografis. Dalam perilaku konsumsi yang didorong oleh self orientation terdapat tiga kategori yaitu principle, status dan action.
Self orientation yang bertumpu pada principle, berarti keputusan untuk membeli berdasarkan karena keyakinannya. sehingga keputusannya untuk membeli bukan hanya karena ikut-ikutan atau sekedar untuk mengejar gengsi. Boleh dikatakan tipe ini lebih rasional sedangkan yang bertumpu pada status, keputusannya dalam mengkonsumsi didominasi oleh apa kata orang. Produk-produk bermerek menjadi pilihannya. Bagi yang bertumpu kepada action, keputusan dalam berkonsumsi didasari oleh keinginannya untuk beraktivitas sosial maupun fisik, mendapatkan selingan atau menghadapi resiko.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa gaya hidup adalah pola hidup seseorang di dunia yang di ekspresikan dalam aktivitas, minat, opininya dan dimensi self orientation gaya hidup mencakup tiga kategori yaitu prinsip, status, aksi.
Bentuk-bentuk Gaya Hidup
Menurut Chaney (dalam Idi Subandy,1997) ada beberapa bentuk gaya hidup, antara lain :
a. Industri Gaya Hidup
Dalam abad gaya hidup, penampilan-diri itu justru mengalami estetisisasi, “estetisisasi kehidupan sehari-hari” dan bahkan tubuh/diri (body/self) pun justru mengalami estetisisasi tubuh. Tubuh/diri dan kehidupan sehari-hari pun menjadi sebuah proyek, benih penyemaian gaya hidup. “Kamu bergaya maka kamu ada!” adalah ungkapan yang mungkin cocok untuk melukiskan kegandrungan manusia modern akan gaya. Itulah sebabnya industri gaya hidup untuk sebagian besar adalah industri penampilan.
b. Iklan Gaya Hidup
Dalam masyarakat mutakhir, berbagai perusahaan (korporasi), para politisi, individu-individu semuanya terobsesi dengan citra. Di dalam era globalisasi informasi seperti sekarang ini, yang berperan besar dalam membentuk budaya citra (image culture) dan budaya cita rasa (taste culture) adalah gempuran iklan yang menawarkan gaya visual yang kadang-kadang mempesona dan memabukkan. Iklan merepresentasikan gaya hidup dengan menanamkan secara halus (subtle) arti pentingnya citra diri untuk tampil di muka publik. Iklan juga perlahan tapi pasti mempengaruhi pilihan cita rasa yang kita buat.
c. Public Relations dan Journalisme Gaya Hidup
Pemikiran mutakhir dalam dunia promosi sampai pada kesimpulan bahwa dalam budaya berbasis-selebriti (celebrity based-culture), para selebriti membantu dalam pembentukan identitas dari para konsumen kontemporer. Dalam budaya konsumen, identitas menjadi suatu sandaran “aksesori fashion”. Wajah generasi baru yang dikenal sebagai anak-anak E-Generation, menjadi seperti sekarang ini dianggap terbentuk melalui identitas yang diilhami selebriti (celebrity-inspired identity)-cara mereka berselancar di dunia maya (Internet), cara mereka gonta-ganti busana untuk jalan-jalan. Ini berarti bahwa selebriti dan citra mereka digunakan momen demi momen untuk membantu konsumen dalam parade identitas.
d. Gaya Hidup Mandiri
Kemandirian adalah mampu hidup tanpa bergantung mutlak kepada sesuatu yang lain. Untuk itu diperlukan kemampuan untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri, serta berstrategi dengan kelebihan dan kekurangan tersebut untuk mencapai tujuan. Nalar adalah alat untuk menyusun strategi. Bertanggung jawab maksudnya melakukan perubahan secara sadar dan memahami betuk setiap resiko yang akan terjadi serta siap menanggung resiko dan dengan kedisiplinan akan terbentuk gaya hidup yang mandiri. Dengan gaya hidup mandiri, budaya konsumerisme tidak lagi memenjarakan manusia. Manusia akan bebas dan merdeka untuk menentukan pilihannya secara bertanggung jawab, serta menimbulkan inovasi-inovasi yang kreatif untuk menunjang kemandirian tersebut.
e. Gaya Hidup Hedonis
Gaya hidup hedonis adalah suatu pola hidup yang aktivitasnya untuk mencari kesenangan hidup, seperti lebih banyak menghabiskan waktu diluar rumah, lebih banyak bermain, senang pada keramaian kota, senang membeli barang mahal yang disenanginya, serta selalu ingin menjadi pusat perhatian.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bentuk dari suatu gaya hidup dapat berupa gaya hidup dari suatu penampilan, melalui media iklan, modeling dari artis yang di idola kan, gaya hidup yang hanya mengejar kenikmatan semata sampai dengan gaya hidup mandiri yang menuntut penalaran dan tanggung jawab dalam pola perilakunya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaya Hidup
Menurut pendapat Amstrong (dalam Nugraheni, 2003) gaya hidup seseorang dapat dilihat dari perilaku yang dilakukan oleh individu seperti kegiatan-kegiatan untuk mendapatkan atau mempergunakan barang-barang dan jasa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada penentuan kegiatan-kegiatan tersebut.
Lebih lanjut Amstrong (dalam Nugraheni, 2003) menyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup seseorang ada 2 faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu (internal) dan faktor yang berasal dari luar (eksternal).
Faktor internal yaitu sikap, pengalaman, dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif, dan persepsi (Nugraheni, 2003) dengan penjelasannya sebagai berikut :
a.Sikap. Sikap berarti suatu keadaan jiwa dan keadaan pikir yang dipersiapkan untuk memberikan tanggapan terhadap suatu objek yang diorganisasi melalui pengalaman dan mempengaruhi secara langsung pada perilaku. Keadaan jiwa tersebut sangat dipengaruhi oleh tradisi, kebiasaan, kebudayaan dan lingkungan sosialnya.
b.Pengalaman dan pengamatan. Pengalaman dapat mempengaruhi pengamatan sosial dalam tingkah laku, pengalaman dapat diperoleh dari semua tindakannya dimasa lalu dan dapat dipelajari, melalui belajar orang akan dapat memperoleh pengalaman. Hasil dari pengalaman sosial akan dapat membentuk pandangan terhadap suatu objek.
c.Kepribadian. Kepribadian adalah konfigurasi karakteristik individu dan cara berperilaku yang menentukan perbedaan perilaku dari setiap individu.
d.Konsep diri. Faktor lain yang menentukan kepribadian individu adalah konsep diri. Konsep diri sudah menjadi pendekatan yang dikenal amat luas untuk menggambarkan hubungan antara konsep diri konsumen dengan image merek. Bagaimana individu memandang dirinya akan mempengaruhi minat terhadap suatu objek. Konsep diri sebagai inti dari pola kepribadian akan menentukan perilaku individu dalam menghadapi permasalahan hidupnya, karena konsep diri merupakan frame of reference yang menjadi awal perilaku.
e. Motif. Perilaku individu muncul karena adanya motif kebutuhan untuk merasa aman dan kebutuhan terhadap prestise merupakan beberapa contoh tentang motif. Jika motif seseorang terhadap kebutuhan akan prestise itu besar maka akan membentuk gaya hidup yang cenderung mengarah kepada gaya hidup hedonis.
f. Persepsi. Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengatur, dan menginterpretasikan informasi untuk membentuk suatu gambar yang berarti mengenai dunia.
Adapun faktor eksternal dijelaskan oleh Nugraheni (2003) sebagai berikut :
a. Kelompok referensi. Kelompok referensi adalah kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. Kelompok yang memberikan pengaruh langsung adalah kelompok dimana individu tersebut menjadi anggotanya dan saling berinteraksi, sedangkan kelompok yang memberi pengaruh tidak langsung adalah kelompok dimana individu tidak menjadi anggota didalam kelompok tersebut. Pengaruh-pengaruh tersebut akan menghadapkan individu pada perilaku dan gaya hidup tertentu.
b. Keluarga. Keluarga memegang peranan terbesar dan terlama dalam pembentukan sikap dan perilaku individu.Hal ini karena pola asuh orang tua akan membentuk kebiasaan anak yang secara tidak langsung mempengaruhi pola hidupnya.
c. Kelas sosial. Kelas sosial adalah sebuah kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat, yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang, dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nilai, minat, dan tingkah laku yang sama. Ada dua unsur pokok dalam sistem sosial pembagian kelas dalam masyarakat, yaitu kedudukan (status) dan peranan. Kedudukan sosial artinya tempat seseorang dalam lingkungan pergaulan, prestise hak-haknya serta kewajibannya. Kedudukan sosial ini dapat dicapai oleh seseorang dengan usaha yang sengaja maupun diperoleh karena kelahiran. Peranan merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan. Apabila individu melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya maka ia menjalankan suatu peranan.
d. Kebudayaan. Kebudayaan yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kebiasaan-kebiasaan yang diperoleh individu sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang dipelajari dari pola-pola perilaku yang normatif, meliputi ciri-ciri pola pikir, merasakan dan bertindak.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup berasal dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal). Faktor internal meliputi sikap, pengalaman dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif , dan persepsi. Adapun faktor eksternal meliputi kelompok referensi, keluarga, kelas sosial, dan kebudayaan.
Clubbing
1. Pengertian Clubbing
Clubbing merupakan istilah prokem khas anak muda yang berarti suatu dunia malam yang bernuansa kebebasan, ekspresif, modern, teknologis, hedonis, konsumeristik dan metropolis yang menjanjikan segala bentuk kegembiraan sasaat (Perdana, 2004). Melalui clubbing khususnya anak muda merasa menemukan jati diri, disana mereka bisa “berjingkrak-jingkrak” sebebasnya, meneguk alkohol dan narkoba, cekikikan sampai pagi, lalu pulang dalam keadaan teler dan capai. Melalui clubbing mereka bisa menemukan komunitas bergaulnya. Singkatnya clubbing adalah just having fun, sekedar hura-hura dan membutuhkan banyak uang.
Clubbing sudah sangat identik dengan kehidupan masyarakat metropolitan. Tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup, tapi juga menjadi sarana bersosialisasi, bahkan melakukan lobi bisnis. Dulu clubbing selalu diasosiasikan dengan musik menghentak yang dapat membuat orang larut dalam suasana. Seiring perkembangan zaman, clubbing mengalami banyak pergeseran karena tidak semua orang suka musik semacam itu. Pada hakikatnya suasana yang hingar bingar bukan lagi daya tarik utama. Banyak tempat hiburan di Jakarta meninggalkan konsep diskotek dan beralih pada konsep Resto and lounge yang ternyata lebih menarik konsumen usia 25-35 tahun. Kehadiran Resto and lounge yang bertebaran di Jakarta tidak berarti gulung tikarnya beberapa tempat yang benar-benar dirancang bagi yang hobi melantai diiringi musik seorang DJ atau Disc Jockey (www.bintang.com)
Jumlah tempat hiburan malam terus bertambah. Kejenuhan pasar membuat tawaran konsep harus berbeda dengan yang telah beroperasi. HL adalah salah satu tempat clubbing favorit clubbers di Jakarta, pada malam-malam clubbers khususnya ketika discotime dimulai pada jam 11 malam tenpat ini selalu ramai. Para pebisnis entertaiment ini sangat pintar untuk menarik perhatian para clubbers dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang beragam yang menjadi trend setter bagi kalangan night society, misalnya dengan membebaskan para wanita biaya cover charge dan membiarkan mereka clubbing sepenuhnya agar kaum wanita yang datang membludak dan kaum pria akan terpancing untuk datang ketempat tersebut. Selain itu dengan memberikan free flow vodka and champagne for ladies all night (memberikan minum vodka dan champgne untuk wanita sepanjang malam), bahkan yang lebih berani adalah menjual program yang berbau sexy, seksual yang menjadi fokus utama (www.popular.maj.com).
Adat dan tradisi masa lalu benar-benar tergeser dengan adanya perkembangan dunia yang semakin pesat. Dengan kecanggihan pengetahuan dan teknologi industrialisme. Bangsa barat berhasil merangsak bangsa-bangsa timur (terutama yang berbaris Islam) dengan produk-produknya yang ditumpangi oleh warna-warna budaya barat yang sangat kontras dengan moralitas dan religiusitas bangsa timur. Misalnya dengan adanya trend fashion yang pamer aurat, dentum musik yang merangsang kelalaian hati terhadap Allah, ajang pergaulan bebas yang memanjakan syahwat setan hingga sarana-sarana teknologis yang membutuhkan solidaritas sosial. Semua produk yang dipromosikan secara massal tersebut sebenarnya merupakan bentuk baru penjajahan neo-kolonisme. Ironisnya, kebanyakan dari kita terutama kaum clubbing sama sekali tidak menyadari ancaman-ancaman moralitas dan martabat dari invasi tersebut, justru memantapkan diri sebagai bagian penyembah dan budak dari penjajahan kapitalisme tersebut yang sesuai dengan ideologi mereka just having fun.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa clubbing merupakan suatu kegiatan untuk datang dan menikmati suasana, suguhan hiburan, makanan dan minuman di tempat-tempat hiburan malam yang bernuansa kebebasan, ekspresif, modern, teknologis, hedonis, konsumeristik dan metropolis yang menjanjikan segala bentuk kegembiraan sesaat.
2. Pelaku Clubbing
Mayoritas para clubbers adalah para generasi muda yang memiliki status sosio-ekonomi yang cukup baik. Ini terlihat dari kebutuhan-kebutuhan material yang menopang aktivitas clubbing yang jelas membutuhkan dana ekstra. Mulai dari pemilihan pakaian yang bermerek, properti, kendaraan, hingga perangkat clubbing itu sendiri (Perdana.2004).
Selain itu menurut Susanto (2001), konsumen atau para pelaku clubbing itu tidak hanya para generasi muda yang notabennya sebagai pelajar dan mahasiswa, tetapi para eksekutif muda, pengusaha-pengusaha sukses, bahkan ibu rumah tangga ada juga yang menjadi para pelaku clubbing.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa para pelaku clubbing itu mayoritas berasal dari para generasi muda, para eksekutif muda, pengusaha-pengusaha sukses dan ibu rumah tangga pun juga ada yang melakukan clubbing.
3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Clubbing
Kaum clubbers secara logis dalam konteks ini adalah kaum plagiator yang mengimpor secara mentah-mentah gaya hidup dunia barat kedalam kehidupan sosial mereka. Di kalangan para clubbers, ada tiga narasi yang selalu melandasi cara pandang dan perilakunya, yakni gaul, funcy, dan happy dimana kesemuanya berlabuh pada satu narasi besar (grand naration) yakni gensi. Tidak jelas siapa yang mulai melontarkan dan mempopulerkan istilah tersebut, disini Perdana (2004) dalam bukunya yang berjudul “Dugem : ekspresi cinta, seks, dan jati diri” menjelaskan wujud ekspresi dari ketiga narasi tersebut. Hal tersebut merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi generasi muda melakukan clubbing. Adapun faktor-faktornya adalah :
a. “Gaul”, istilah “gaul” berasal dari kata baku “bergaul” atau “pergaulan” yaitu sebuah sistem sosial yang terbentuk melalui interaksi, komunikasi dan kontak sosial yang melibatkan lebih dari satu orang. Akan tetapi dalam komunitas clubbing, istilah “gaul” bukan lagi menjadi “media sosialisasi” untuk melengkapi fitrah kemanusiaannya, melainkan kebanyakan telah menjadi “ajang pelampiasan hawa nafsu”. Kebanyakan bentuk “gaul” ini justru menjadi pintu gerbang bagi lahirnya generasi-generasi penganut seks bebas, pecandu narkoba, hingga pelacuran dan penjahat sosial.
b. Funcy, istilah funcy secara aksiologis tanpa memperdebatkan wacana epitemologisnya, istilah funcy selalu berlekatan dengan istilah “gaul”. Pemaknaan funcy selalu dipertautkan dengan bentuk-bentuk eksperimentasi yang tanpa landasan argumentasi yang jelas, sekedar mencari sensasi dan pelampiasan emosi-emosi jiwa yang tidak terkendali. Ini bisa dilihat dari hasil eksperimentasi mereka dalam hal kostum, kendaraan, fisik dan gaya hidup.
c. Happy, istilah happy berasal dari bahasa inggris yang berarti bahagia, selalu bahagia. Dengan “bergaul”, berinteraksi dan membaur dalam warna komunitas “bergaul”nya, kaum remaja merasa menemukan jati diri yang tepat dengan selera dan jiwa mudanya daripada apa yang didapatkan dari lingkungan keluarga. Mereka merasa menemukan kebahagiaan sejati disini yaitu bebas berbuat apa saja, banyak teman, termasuk bebas menyalurkan gelora libido seksualnya. Namun kebahagiaan yang mereka dapatkan adalah kebahagiaan semu.
Clubbing merupakan salah satu gaya hidup di zaman sekarang yang merupakan hasil adopsi dari negara-negara barat. Seseorang melakukan clubbing ada kemungkinan besar karena terinspirasi akan kehidupan para selebritis, orang-orang terkenal, orang-orang yang bekerja di bidang intertainmen dalam memperoleh kesenangan. Clubbing dipandang oleh individu sebagai gaya hidup yang modern. Piliang (2006) menyatakan bahwa individu dalam mengikuti gaya hidup modern dipengaruhi oleh faktor intern dan faktor ekstern.
Faktor intern merupakan faktor yang berasal dari dalam diri individu berhubungan dengan minat dan dorongan seseorang untuk melakukan kegiatan yang diinginkan sesuai dengan perasaan hati. Selain itu, faktor intern individu melakukan clubbing dipengaruhi sikap. Sikap lebih cenderung berhubungan dengan kepribadian individu dalam menentukan suatu fenomena yang ditemui dalam kehidupannya (Piliang, 2006).
Dilanjutkan oleh Piliang (2006) bahwa faktor ektern merupakan faktor di luar individu yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Faktor ekstern ini dibedakan atas faktor keluarga dan faktor lingkungan sosial. Faktor lingkungan keluarga yang kurang harmonis berdampak pada anggota keluarga untuk mencari kesenangan di luar rumah dan clubbing merupakan satu pilihan untuk mencari kesenangan tersebut. Adapun faktor lingkungan sosial merupakan faktor sosial individu dalam kegiatannya sehari-hari. Individu yang memiliki sifat tidak tetap pendiriannya akan mudah terpengaruh oleh keadaan lingkungan sosial, di mana individu melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Apabila lingkungan sosial cenderunng dalam kehidupan clubbing, maka ada kemungkinan besar individu tersebut juga masuk dalam lingkungan yang menyenangi gaya hidup clubbing.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi generasi muda untuk melakukan clubbing adalah faktor intern dan ekstern. Faktor intern yang berasal dari individu berhubungan dengan minat, motivasi, dan sikap (untuk hidup funcy dan happy). Adapun faktor ekstern berasal dari lingkungan keluarga dan lingkungan sosial (berhubungan dengan pergaulan individu).
DAFTAR PUSTAKA
Hall,S.1985.Development Processes in Early education.London:Rount Ledge&Keggn Paul.
Nugraheni,P.N.A.2003. Perbedaan Kecenderungan gaya Hidup Hedonis Pada Remaja Ditinjau dari Lokasi Tempat Tinggal. Skripsi (tidak diterbitkan).
Perdana, D. 2004. Dugem:Ekspresi Cinta, Seks, dan Jati diri.Yogyakarta :D iva Press
Piliang, Y.A.2005. Dunia yang Dilipat: Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan. Yogyakarta : Jalasutra.
Plummer,R. 1983.Life Span Development Psychology:Personality and Socialization.New York:Academic Press.
Sakinah.2002.Media Muslim Muda.Solo.Elfata.
Sarwono,S.W.1989.Psikologi Remaja.Jakarta:Raja Grafindo Persada.
Subandy,Idi. 1997.Ecstasy Gaya Hidup.Bandung : Penerbit Mizan
Susanto,A.B. 2001. Potret-Potret Gaya Hidup Metropolis.Jakarta. Penerbit Buku Kompas.
Values and Lifestyles Program.1989.Descriptive Materials for the VALS 2 Segmentation.Menlo Park, California: SRI International
Sumber: AQNUFA

Setahun Adele Beli Dua Rumah Mewah

Penyanyi pop yang baru saja melahirkan anak pertama pertengahan Oktober kemarin, Adele, dikabarkan telah membeli rumah baru di Nothing Gill, London, Inggris seharga 5,6 juta poundsterling atau sama dengan 86 miliar rupiah.

Padahal, belum ada setahun, pelantun Someone Like You itu baru saja membeli rumah di daerah Brighton, London, Inggris seharga 2,5 juta pounds (38 miliar rupiah).

Menurut surat kabar Sun, rumah baru Adele ini terbilang mewah, karena rumah ini memiliki lima kamar tidur dan posisinya berdekatan dengan rumah Kylie Minogue dan Pippa Middleton.

Sumber orang terdekat Adele mengungkapkan kalau penyanyi berbadan tambun itu, ingin memiliki keluarga besar dan ia sangat senang menjadi seorang ibu.

Tidak hanya itu, pelantun tembang Some Like You itu juga ingin segera menambah anak dan tidak mau memakai tenaga baby sitter.

Adele mengungkapkan kebahagiaannya memiliki rumah baru kepada sumber terdekat, dilansir ContactMusic, "aku sangat bahagia. Aku belum pernah merasa bahagia seperti ini. Aku berencana menghabiskan enam minggu dengan piyamaku. Semuanya ingin ku lakukan di sini, di rumah ini."(ghiboo.com)

Victory Motor Makin Pede dengan Logo Baru

PT Arya Motor Indonesia (AMI) mengumumkan perubahan logo moge Victory di Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2012, di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (3/11). AMI merupakan Sole Authorized Distributor untuk semua produk Victory Motorcycles USA di Indonesia.
Logo Victory lama dengan huruf 'V' berlatar belakang sayap membentang dan bola dunia yang digunakan sejak tahun 1954 kini berubah menjadi lambang 'V' dengan tulisan Victory di bagian tengah.
"Logo yang lama lebih ke arah klasik dari tahun 1954. Logo tersebut dinilai sudah tidak lagi merepresentasikan Victory yang sekarang. Victory sekarang sudah full teknologi, agresif,dan dinamis makanya dipakai lambang yang baru, sehingga sesuai dengan tagline 'The New American Motorcycle'," ujar Jusuf Nathan, Managing Director AMI diiyakan Maxime Vedereyken selaku Distributor Manager Polaris Industries yang berkesempatan hadir di JMCS.
Sejak pertama kali diperkenalkan di negara asalnya, Amerika Serikat pada tahun 1997, pertumbuhan penjualan dari tahun ke tahun memperlihatkan grafik menggembirakan. Bahkan sejak kemunculannya, motor Victory mendapatkan tempat di hati para pecinta motor besar.
Hingga kini, Victory Motorcycles juga sukses mendapatkan berbagai penghargaan atau award bergengsi dari beberapa media khususnya majalah motor di Amerika Serikat. Seiring makin makin dikenal dan imej brand yang kuat, Victory kini mudah dijumpai di semua benua, seperti Afrika, Eropa, Asia, Australia, dan Amerika Serikat sendiri.
AMI sendiri sebagai Sole Authorized Distributor, menyediakan 'full lines products' dari Victory Motorcycles yang mencakup semua tipe atau model motor Victory dengan kapasitas 1.731cc di semua tipe, Touring , Bagger dan Cruiser.
"Dengan perawatan mudah, kenyamanan yang didukung rancang bangun frame yang ringan namun kokoh, serta sektor keselamatan yang didukung oleh perangkat pengereman yang pakem, andal, dan stabil. Kami yakin Victory bisa menjadi besar di Indonesia," timpal Boyke Nitipradja, GM Sales & Marketing AMI.
JMCS
Di gelaran JMCS, booth Victory menonjolkan kesan macho dan garang sesuai logo baru yang didominasi warna warna. Di JMCS, tercatat 4 produk Victory langsung ludes terjual sejak hari pertama, yakni tipe Cross Country ABS Black, Vision Tour ABS Sunset Red GFX, Arien Ness Vision Tour Nuclear Sunset, dan Cory Ness Cross Country Blue GFX ABS.
Pada perhelatan dua tahunan ini Victory menampilkan tiga jenis unggulan, yakni tipe Touring, Bagger dan Cruiser. Untuk tipe Touring ditampilkan Victory Vision Tour dan Victory Vision Tour Arlen Ness Signature. Sedangkan tipe Bagger mencakup Victory Cross Country, Victory Cross Country Cory Ness Signature, dan Victory Hardball.
Sementara model Cruiser hadir Victory Hammer S, Victory Vegas 8Ball, danVictory Vegas Jackpot.
Di acara yang sama ditampilkan pula motor Victory yang di custom paint Batik Solo pada Victory Cross Country dan Victory Hammer (merah hitam).
"Selain itu kami juga mempertegas eksistensi kami dengan memberikan garansi Aftersales untuk para customer dengan tersedianya Sparepart, aksesoris, apparel dan juga teknisi profesional dan dalam event JMCS 2012. Kami juga mengajak pencinta motor untuk melakukan Test Ride setelah event JMCS, tentunya dengan reservasi lebih dulu ke AMI," pungkas Jusuf.(kpl/nzr/bun)

Kiprah Desainer Indonesia Farah Angsana di New York Fashion Week

DESAINER Indonesia tak lagi jago kandang. Ajang mode internasional pun tak lagi ragu memamerkan karya anak bangsa. Salah satunya Farah Angsana.
Terlahir di Indonesia dan dibesarkan di Los Angeles, Amerika Serikat, Farah menjadi desainer Indonesia pertama yang menjadi langganan Paris dan New York Fashion Week.
Seperti saat menampilkan koleksi terbarunya yang bertajuk “The Glamazon” di New York Fashion Week belum lama ini.
Mengambil inspirasi dari perjalanan wisata ke hutan tropis Amazon, Brazil, Farah merangkum hasil eksplorasinya ke dalam rangkaian gaun dan kaftan penuh warna.
10 set busana pertama disusun dari warna-warna gading, hitam, dan silver yang cukup sederhana namun tetap memiliki auranya tersendiri.
Farah juga turut menyisipkan tren mode terkini, seperti peplum, potongan rendah di bagian punggung, serta potongan paha yang cukup tinggi.
Peragaan busana semakin bergulir, kreasi Farah semakin semarak. garis-garis geometris, detail rumit, serta sentuhan monokromatik, memberi kesan unik tersendiri pada koleksinya kali ini.
“Surga yang eksotis, dikelilingi oleh misteri dan penemuan-penemuan yang sulit diungkapkan,” tutur Farah mengenai koleksi terbarunya ini, seperti dikutip Washington Square News.
Farah Angsana, sempat mengenyam pendidikan mode di Central School of Fashion, London, kini menetap di Zurich, Swiss. Farah juga sempat menetap selama tiga tahun di Paris, kota yang melabuhkan mimpinya untuk tampil di panggung Haute Couture Week.
Dikutip dari WomanBizLife, busana rancangan Farah telah dikenakan sejumlah selebritis papan atas, seperti Ashley Tisdale, Katherine Heigl, Teri Hatcher, Eva Longoria, bahkan menjadi desainer langganan penyanyi jebolan American Idol, Carrie Underwood.
Foto-foto: NY Mag – The Cut
(rere/gur)

Wortel adalah obat kepikunan

Salah satu menjaga kebugaran otak ternyata tak hanya dengan senam otak atau permainan yang merangsang kinerja otak. Namun, nutrisi juga diperlukan.
Temuan terbaru menunjukkan bahwa wortel memberikan kebaikan agar otak tetap awet muda. Peneliti dari University of Illinois menunjukkan rutin mengonsumsi wortel membantu menunda penuaan kognitif, seperti berpikir, mengingat dan logika.
Senyawa luteolin menjadi pahlawannya. Senyawa yang juga banyak terkandung dalam minyak zaitun, paprika, seledri,
peppermint, rosemary dan chamomile ini mengurangi peradangan otak yang menjadi faktor penyebab masalah memori yang berkaitan dengan bertambahnya usia.
"Sebelumnya kami menemukan, selama masa penuaan, sel-sel mikroglial mengalami penurunan dan mulai memproduksi inflamasi sitokon secara berlebihan. Hal ini berkontribusi pada penuaan kognitif dan menjadi penyebab pengembangan penyakit neurodegenerative (menurunnya fungsi sel saraf)," Rodney Johnson.
Hasil ini sudah diujikan menggunakan tikus. Pada tikus dewasa, asupan luteolin terbukti memberikan berkontribusi pada masalah memori.
"Ketika kami memberikan luteolin pada tikus, zat ini mengurangi peradangan di otak secara signifikan. Pada saat yang sama, memori juga bekerja menjadi lebih baik. Bahkan, kualitas memori otak tikus tua sama dengan tikus muda," jelas peneliti Rodney Johnson dilansir melalui Healthdaynews (2/8).

Transformasi Kostum Mulan Jameela

Bukan hal asing lagi jika Katy Perry, Nicki Minaj bahkan Lady Gaga bergaya nyleneh dan mengejutkan, tapi apa jadinya jika Mulan Jameela yang nekat bergaya atraktif?
Sejak tampil perdana setelah menghilang gara-gara kabar kehamilannya, Mulan memang memilih untuk mengubah dadanannya jadi lebih colorful dan nyentrik di setiap aksi panggungnya. Mulan pun punya alasan tentang pilihan kostumnya. Baginya, mengekspresikan musik itu tak hanya sekedar suara, tapi juga kostum yang unik. Lalu seunik apa kostum panggung Mulan? Yuk kita lihat transformsi kostum Mulan di awal 2011 sampai saat ini:
1. Gaun Spion
Cewek memang identik dengan kaca biar tampilan selalu oke, tapi apa jadinya jika ada spion nempel di dada? Mulan memilih spion sebagai aksesori kostum panggung saat tampil di Hits List RCTI, 30 April lalu. Padahal tanpa harus membawa-bawa spion, Mulan tetap akan terlihat manis dengan rok balerina dan sepatu bootnya. Coba bandingkan dengan Katy Perryyang memilih busana sama hanya minus spion!

Mulan Jameela - Katy Perry
2. Topi PayungAda pepatah sedia payung sebelum hujan, tapi bagi Mulan kiasan itu bisa berarti sedia payung sebelum nyanyi. Masih di acara yang sama, Hits List RCTI, Mulan tampil ditemani Dhani membawakan single Abracadabra. Sepertinya selain bernyanyi Mulan juga merapal mantra dan voilla ...Abracadabra! Tampilah payung di atas kepalanya. Unik? Nanti dulu, coba bandingkan dengan hiasan kepala Lady Gagayang dibuat dari rambut pirang asli. Menurutmu, mana yang lebih unik?

Mulan Jameela - Lady Gaga
3. Tapal KudaKali ini Mulan terinspirasi sepatu tapal kuda Lady Gaga saat tampil di Dahsyat awal Mei lalu. Mengenakan mini dress gothic asimetris dengan pernik warna emas, Mulan tampil pede dengan sepatu tapal kuda atau sepatu sepatu platform tanpa hak. Sepatu ini pasti tak nyaman dipakai, tapi demi gaya di atas panggung, sepatu tapal kuda tetap jadi pilihan. Menurutmu, mana yang lebih oke, sepatu tapal kuda Gaga atau Mulan?

Mulan (kiri) - Lady Gaga
4. Colorful LatexLatex memang membuat cewek terlihat seksi, apalagi latex super ketat. Mulan pun menjadikan latex bagian dari kostum wajibnya saat tampil di Balai Sarbini 15 Mei lalu. Dengan warna ceria dan rambut kuncir kuda, dan sepatu model pump stiletto, Mulanterlihat lebih segar dan tak semengejutkan kostum sebelumnya.

Mulan Jameela
5. Colorful JumpsuitJumpsuit memang bikin wanita terlihat seksi karena lekuk tubuh jadi terlihat jelas, dan kostum ini pun dipilih Mulan saat manggung di Dahsyat, akhir Mei lalu. Jumpsuit motif kupu-kupu dengan warna kuning kehijauan berpadu biru cerah ini membuatnya bagai seperti dalam kempompong. Nah, kalau kempompongnya seperti Mulan, pasti kupu-kupunya bakal cantik. What do you think?

Mulan Jameela
6. Girly PinkMulan pun memilih kostum girly pink saat tampil di Souniq Future Digital Music World, 23 Mei silam. Mini dress pink ini mengingatkan kita dengan gaya Katy Perry maupun Nicki Minajyang selalu berkostum ceria dengan warna yang saling tabrak.

Mulan Jameela
7. Umbrella GirlJika selama ini umbrella girl hanya ada di arena balap, Mulan nekat membawanya menjadi atribut panggung. Sayang, payung bukan lagi jadi pelindung tubuh dari panas, tapi Mulan justru membuatnya sebagai baju! Uniknya lagi jika biasanya rok model payung ini selalu menghadap ke bawah seperti rok yang dikenalan Miss Essex (Bethany Tamsett) di kontes putri Inggris, tapi Mulanjustru mengenakan payung dengan posisi menghadap ke atas. What an eye-popping costume!

Mulan Jameela - Bethany Tamsett
8. Buatan SendiriTotalitas tampil seru-seruan di depan fans memang jadi ambisi Mulan, dan tak heran dia juga ingin merancang kostumnya sendiri. Dengan dasi motif bendera inggris, gaun strapless, sarung tangan hanya sebelah, sepatu boot silver, dan rambut dikuncir kuda, Mulan ingin tampil beda saat tampil di Dahsyat, awal Mei lalu. Coba bandingkan dengan kostum Dewi Perssik yang juga merancang kostum panggungnya sendiri. Menurutmu lebih oke gaya Mulan or Depe?

Mulan Jameela - Dewi Perssik
9. Kostum BibirJika Lady Gaga pilih pamer rambut kemaluan di luar kostum, Mulan lebih memilih menaruh bibir tepat di antara paha. Ekstrim dan berani memang, tapi ini adalah gaya pilihan Mulansaat tampil di Mega Konser 'Tetap Berjalan Dengan Cinta' di RCTI pada 12 Juli lalu. Coba bandingkan, mana yang menurutmu paling unik atau bahkan ga banget?

Mulan Jameela - Lady Gaga
10. Colorful MulanLast but not least, Mulan kembali tampil dengan celana latex hitam seksi bergambar joker di lutut dan jaket ala rokcer kombinasi biru dan merah sebagai pemanis. Platform pump stiletto heel warna merah menyala semakin membuat penampilannya cemerlang. Suka atau tidak, Mulansukses tampil total di depan fansnya.

Mulan Jameela
Panggung memang bukan saja ajang pamer suara, tapi juga fashion. Jadi tak heran jika Mulan ingin memberikan sesuatu yang baru pada penggemarnya. Beragam komentar mengkritisi juga ditujukan dengan pilihan kostumnya. Tapi sampai saat ini Mulan tetap memilih kostum yang tak biasa, keberanian dan totalitasnya mengubah gaya patut dicermati atau diacungi jempol. Menurut kamu bagaimana? Pilih jempol di atas (thumb up) atau jempol di bawah (thumb down)?Wow menarik ya ide Mulan Jameela untuk tampil eyecatching menggunakan kostum unik? Kamu berani tampil maksimal seperti penyanyi cantik ini? Kini saatnya unjuk gigi lewat ajang Superstar Challenge. Tertarik? Klik di sini!
(kpl/rit)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kontaksindo.com | Hanya Fakta Kami Bicara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger